Jadi, apa saja 10 Kejadian Paling Menyebalkan yang mungkin dirasakan oleh gamer?
10. Perintah “Otoritas” untuk Berhenti!
Untuk
kejadian yang satu ini, seringkali terjadi ketika kita sudah berada di
depan layar kaca dalam waktu yang sangat lama. Mata yang terus menatap
ke depan dan tangan yang tak pernah berhenti menari di atas kontroler
seringkali membuat orang di luar menjadi khawatir. Mungkin niat yang
mereka tunjukkan baik, namun seringkali menjadi bumerang dan
menghancurkan mood kita sepenuhnya. Pernahkan Anda diminta oleh orang
tua Anda untuk berhenti bermain? Atau bahkan pacar yang sudah
memperlihatkan raut muka manyun di sudut ruangan? Mereka memang ingin
kita melakukan sesuatu yang lain, tetapi kita tidak INGIN melakukan
sesuatu yang lain. Is there something wrong with that? Jika
Anda tetap resisten dan melanjttkan bermain, seringkali ada konsekuensi
fatal yang harus dihadapi. Konsekuensi yang membuat hari Anda jauh
lebih buruk.
9. Menggunakan Terlalu Banyak Item di Scripted-Battle
Kejadian
menyebalkan ini seringkali kita temukan di game-game RPG, bahkan hingga
saat ini. Untuk menghadirkan efek dramatisasi yang tepat, tidak jarang
developer menyusun skenario sedemikian rupa dan mengemasnya di dalam
sebuah pertarungan biasa. Mereka membuat battle dimana hero Anda memang
sudah ditadirkan untuk kalah oleh lawan. Berita buruknya? Developer
tidak pernah dengan jelas memberitahu kita. Akibatnya, kita seringkali
menjalankan pertarungan tersebut dengan tingkat keseriusan yang tinggi,
bekerja keras untuk dapat menang, dan menggunakan semua item yang ada
untuk memastikan bertahan hidup. Bagaimana perasaan yang muncul ketika
kita tahu bahwa karakter utama sepantasnya kalah? Seperti seseorang
baru saja menusuk dari belakang. Keras dan tanpa perasaan.
8. Bentrok Dengan Jadwal Penting
Walaupun
judulnya “bermain”, namun video game juga menuntut keseriusan dan
dedikasi untuk dapat diselesaikan, sesuatu yang masih belum dipahami
oleh dunia awam hingga saat ini. Pada beberapa game, keseriusan ini
seringkali menyita waktu yang banyak, bahkan berlebih. Makanya tidak
mengherankan jika kita sulit untuk berhenti dan terpaku menatap layar
kaca. Namun masalah muncul ketika usaha kita ini harus bentrok dengan
jadwal lain yang lebih penting, seperti sekolah, les, kuliah, atau
bahkan kerja. Bayangkan saja, ketika Anda sedang berada dalam battle
melawan boss terakhir atau boss terkuat di dalam game, tiba-tiba waktu
sudah “memaksa” Anda harus berangkat saat itu juga. Manakah yang akan
Anda pilih? Tetap bermain dan bolos atau terpaksa melepaskan usaha di
game dan menuju ke jadwal penting ini? Dilema yang seringkali membuat
kita pusing.
7. Hadware Tak Cukup Kuat
Ini
adalah masalah klasik khusus yang hanya terjadi pada gamer PC. Bagi
gamer yang menginginkan pengalaman bermain yang maksimal, membangun
sebuah PC gaming yang bertenaga menjadi tugas yang paling utama. Namun
harus diakui, hal ini bukanlah sesuatu yang mudah, terutama dari segi
biaya. Dengan teknologi yang berkembang sangat pesat dari segi
perangkat keras maupun lunak, hampir tidak mungkin bagi gamer untuk
terus mengikuti tren ini jika kantong memang terbatas. Semdntara di
pihak lain, developer game berlomba-lomba membangun game yang
membutuhkan spesifikasi semakin berat. Mimpi buruk terjadi ketika Anda
mengetahui bahwa PC Anda ternyata tidak mampu memainkan sebuah game
keren dengan maksimal. Depresi dan frustrasi sudah pasti terjadi. Mimpi
untuk punya perangkat baru sudah pasti muncul. Masalahnya? Punya uang
atau tidak?
6. Give me Walkthrough!!
Game
memang fun, namun kesenangan ini seringkali muncul dari kemampuan
menyelesaikan setiap tantangan hingga menamatkan game tersebut.
Developer tentu tidak akan menghadirkan sebuah teka-teki atau battle
yang tidak mungkin diselesaikan. Namun, tidak sedikit yang menghasilkan
perasaan penuh frustrasi selama menjalani proses ini. Ketika teka-teki
yang hadir terlalu sulit, ketika tidak ada informasi yang jelas kemana
harus melangkah, ketika semua strategi yang digunakan tidak berhasil
mengalahkan bos tertentu, dan ketika lebih banyak bantingan kontroler
yang muncul daripada senyum waktu menatap ke layar kaca. Mentok saat
bermain game memang menjadi sesuatu yang umum terjadi, namun tidak
dipungkiri memang menyebalkan. Apalagi jika Anda tidak punya akses
terhadap walkthrough atau apapun sebagai jalan keluar. It’s a hell!
5. Eksklusif Untuk Platform Tertentu
Konsol universal jadi ide yang banyak digemari gamer. Tak ada lagi game eksklusif.
Pernahkah Anda merasa sangat ingin memainkan satu game tertentu? Apalagi jika game tersebut mertpakan kelanjutan dari seri franchise yang sudah kita ikuti dari awal. Dalam perasaan penuh semangat ini, sebuah berita resmi datang dari publisher, menyatakan bahwa game ini hanya akan dirilis eksklusif untuk satu platform saja. Platform yang tidak Anda miliki. Bukankah, rasanya seperti Anda ingin mengigit-gigit pohon di depan rumah saking kesalnya? Hal seperti ini masih seringkali terjadi hingga saat ini. Satu-satunya solusi yang paling mudah tentu saja dengan membeli semua platform yang tersedia di pasaran dan memainkan game eksklusif ini tanpa terkecuali. Lagi-lagi masalah berakhir pada ada atau tidaknya uang. Sigh.
Pernahkah Anda merasa sangat ingin memainkan satu game tertentu? Apalagi jika game tersebut mertpakan kelanjutan dari seri franchise yang sudah kita ikuti dari awal. Dalam perasaan penuh semangat ini, sebuah berita resmi datang dari publisher, menyatakan bahwa game ini hanya akan dirilis eksklusif untuk satu platform saja. Platform yang tidak Anda miliki. Bukankah, rasanya seperti Anda ingin mengigit-gigit pohon di depan rumah saking kesalnya? Hal seperti ini masih seringkali terjadi hingga saat ini. Satu-satunya solusi yang paling mudah tentu saja dengan membeli semua platform yang tersedia di pasaran dan memainkan game eksklusif ini tanpa terkecuali. Lagi-lagi masalah berakhir pada ada atau tidaknya uang. Sigh.
4. CD/DVD Rusak
Gamer-gamer
yang tinggal di luar negeri dan membeli hanya game orisinil tentu saja
akan jarang menemukan masalah seperti ini. Media permainan yang mereka
beli hadir dalam kondisi yang paling sempurna. Namun, di Indonesia,
dimana game kopian dan bajakan masih merajalela, masalah ini masih
seringkali terjadi. Kualitas CD/DVD yang buruk seringkali membuat Anda
harus berhenti memainkan game tertentu karena game tiba-tiba saja mogok
berjalan. Memang kompensasi harga yang murah cukup membuat masalah ini
dapat “dimaklumi”, namun ketika mulai menjadi akut? Sama sekali tidak
bisa ditolerir. Bayangkan saja jika Anda sedang berada di level
terakhir permainan dan kemudian game tidak mau berjalan. Reaksi awal
tentu saja membeli yang baru. Namun ternyata, yang baru Anda beli pun
mengalami hal yang sama. Hal seperti ini seringkali memaksa gamer
Indonesia membeli 3-5 game yang sama untuk mencari satu yang berjalan
dengan baik. Lebih mudah membeli yang original, bukan?
3. Bug dan Restart
Ini
adalah permasalahan yang masih sering dikeluhkan oleh gamer di seluruh
dunia, bahkan hingga saat ini. Walaupun perkembangan video game
menunjukkan tren yang sangat positif, namun bukan berarti masalah
klasik di masa lalu dapat teratasi secara tuntas. Salah satu bukti
paling nyata? Hadirnya bug di dalam game. Bug yang membuat game
berjalan tidak semestinya memang harus diakui menyebalkan. Musuh yang
tidak bisa mati, pintu yang tak mau terbuka, konversasi yang tidak
ter-trigger, atau karakter yang tidak mau bergerak menjadi hal yang
sering ditemukan. Tidak akan menjadi masalah jika bug ini bisa
disembuhkan dengan hanya bergerak atau menunggu. Menjadi sesuatu yang
menyebalkan ketika cara “menyembuhkannya” hanya bisa dilakukan melalui
restart. Apalagi ketika posisi Anda jauh dari tempat save terakhir. Facepalm.
2. Your Save Data is Corrupted!
Hal
apa yang paling penting dan harus Anda lakukan ketika memainkan sebuah
game? Jawabannya adalah Save. Menyimpan data permainan dan
melanjutkannya adalah hal paling esensial di dalam sebuah video game.
Hampir mustahil bagi seorang gamer untuk memiliki ketahanan tubuh yang
super kuat hingga dapat menamatkan sebuah game yang membutuhkan puluhan
jam permainan tanpa save. Saya yakin Anda juga mengamini ini. Namun apa
yang terjadi jika Anda menemukan jantung permainan Anda ini ternyata
hancur begitu saja? Setelah puluhan jam permainan dan kerja keras yang
Anda curahkan, Anda harus menghadapi kenyataan keras bahwa permainan
Anda tidak bisa dilanjutkan karena suatu sebab. Membaca tulisan “Your
Save Data is Corrupted!” di layar kaca adalah mimpi terburuk yang bisa
seorang gamer hadapi.
1. Padam Listrik
Masalah
yang mungkin tidak dihadapi oleh gamer luar negeri, namun seringkali
dihadapi oleh gamer Indonesia. Masalah klasik yang sudah sering memicu
berbagai protes dan kritik ini juga memiliki pengaruh yang besar
terhadap kehidupan gaming seorang gamer. Tidak ada satupun hal di dalam
list yang dapat mengalahkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN.
Apalah arti sebuah mesin gaming tanpa listrik? Apalah arti sebuah TV /
monitor tanpa listrik? Apalagi jika pemadaman ini dilakukan secara
tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Jika hal ini terjadi
saat Anda sedang memainkan sebuah game, maka gejolak emosi sudah pasti
akan membuat mood Anda hancur seketika dengan keinginan mengumpat yang
tinggi. Bayangkan saja, jika Anda baru saja melakukan farming selama
berjam-jam dan tidak ada yang sempat terekam karena pemadaman. What the….*piiiippp*..
Bagi Anda yang gamer, 10 kejadian di atas tentu menjadi mimpi buruk yang tidak ingin Anda hadapi. Kejadian yang akan membuat perasaan Anda hancur berantakan dan buruk sepanjang hari. Sesuatu yang bagi mereka yang awam, mengherankan dan absurd. Namun kecintaan dan adiksi terhadap video gaming memang harus diakui, mampu membuat sebuah ikatan seperti ini. Keseriusan dan dedikasi yang Anda tunjukkan seperti terenggut begitu saja ketika salah satu kejadian di atas menerjang. Sangat menyebalkan.










0 komentar:
Posting Komentar